Kamis, 07 Februari 2013

Playlist Januari 2013

Beberapa lagu yang sering diputer atau gak sengaja keputer dan menemani saya di bulan pertama tahun 2013. Berusaha tidak menghubung-hubungkan sebuah lagu kedalam kehidupan pribadi yang saya jalani saat itu, tapi gak tau juga yaa ? hehehe...So, ini lah lagu-lagu tersebut. seinget aja, nge-random dan saya sertakan link Youtube-nya biar kawan-kawan bisa dengerin kalo mau denger hehe...

Ohya, playlist Januari tapi baru ditulis di bulan berikutnya...telat !

01. Muse - United State Of Eurasia

http://www.youtube.com/watch?v=PfWcEi6Q2-U

02. The Rolling Stones - 19th Nervous Breakdown

http://www.youtube.com/watch?v=PamMPGFmohU

03. The Beatles - Baby's In Black

http://www.youtube.com/watch?v=RsSPKV4wrfw

04. The Velvet Underground - Venus In Furs

http://www.youtube.com/watch?v=SlOd71auTEA

05. Flowers - Tolong Bu Dokter

http://www.youtube.com/watch?v=BJDhv-Rtg9A

06. The Carpenters - Close To You

http://www.youtube.com/watch?v=QUDshT19j8Q

07. Pink Floyd - Mother

http://www.youtube.com/watch?v=p0HrrR9QDQU

08. Ucok Harahap - Musnah Harapanku


09. The Who - La La La Lies

http://www.youtube.com/watch?v=y8GcFuMJ53U

10. The Beatles - You Never Give Me Your Money

http://www.youtube.com/watch?v=KX5gG5AKbR4

11. The Who - We Won't Get Fooled Again

http://www.youtube.com/watch?v=SHhrZgojY1Q

12. Lou Reed - Perfect Day

http://www.youtube.com/watch?v=QYEC4TZsy-Y

13. Scorpions - You And I

http://www.youtube.com/watch?v=_qbDsdfHlmk

14. The Who - The Kids Are Alright

http://www.youtube.com/watch?v=afam2nIae4o

15. Bob Dylan - Like a Rolling Stone

http://www.youtube.com/watch?v=cLiLSRKms30

16. Koes Plus - Hidup Yang Sepi

http://www.youtube.com/watch?v=ASppI8gHnzc

17. Radiohead - Creep

http://www.youtube.com/watch?v=XFkzRNyygfk

18. Led Zeppelin - Rock And Roll

http://www.youtube.com/watch?v=0WzG64syKHA

19. The Carpenters - This Masquerade

http://www.youtube.com/watch?v=ljWyIKyua8c

20. Radiohead - Bullet Proof (I Wish I Was)

http://www.youtube.com/watch?v=CppqiKdA_Co

21. Lynyrd Skynyrd - Free Bird

http://www.youtube.com/watch?v=np0solnL1XY

22. The Rolling Stones - Brown Sugar

http://www.youtube.com/watch?v=e33aW5PYegQ

23. Oasis - Stand By Me

http://www.youtube.com/watch?v=maTP315XZCQ

24. Muse - Guiding Light

http://www.youtube.com/watch?v=fGLtufyEMFU

25. Led Zeppelin - Black Dog

http://www.youtube.com/watch?v=ymkjimQyHC4

26. Alice In Chains - Love, Hate, Love

http://www.youtube.com/watch?v=f2WDhx0VHa0

27. Radiohead - Stop Whispering

http://www.youtube.com/watch?v=k2WG_0-CgYA

28. Silverchair - The Greatest View

http://www.youtube.com/watch?v=YA_ZiyI3Ros

29. ELP - The Sage

http://www.youtube.com/watch?v=L9Ippzdh0Qg

OK, mungkin cuma segitu aja dulu yang saya inget...just for share, kali aja ada kawan yang belom tau lagu-nya  atau ada yang udah suka dan punya pengalaman melekat kepada lagu tersebut ??? hehehe...

Kamis, 08 Maret 2012

Tak ada marah ketika mendengar Norah

Sudah lama tidak menulis…

Kembali menulis ketika menangis

Ada yang aneh kemarin malam…lebih tepatnya lewat tengah malam, waktu hujan turun. Mungkin bagi sebagian orang yang sedang tidur maupun terjaga waktu itu…hujan adalah hujan yang biasa menjatuhkan titik-titik air tanpa makna…tapi bagai saya, titik-tiitk air hujan yang turun kala itu mewakili ratusan bahkan ribuan air mata tangisan para insan yang mendambakan keadilan dan kebebasan yang tak kunjung datang kehadapan…hahaha, berlebihan…

Ok, mungkin memang agak berlebihan…tapi itu semua karena waktu itu saya sedang mendengarkan satu album “Come Away with Me” milik mbak Norah Jones yang cantik hehe…siapa sih yang gak kenal dia, tipikal female singer-songwriter yang sangat-sangat berkualitas baik skill maupun penjiwaan-nya…itu kenapa, album Come Away bisa sangat bagus dan enak di denger pake hati, walaupun sebenarnya di album itu mbak Norah cuma nyumbang sedikit lagu…sisanya ciptaan musisi lain. Tapi dengan citra dan musikalitasnya, album perdana itu jadi titik awal citra dan sound khas Norah Jones kedepanya.

Mendegarkan Norah memang bukan hal baru dalam hidup saya…suaranya mulai nyangkut di kuping waktu jaman SMA, ketika di radio dan kakak saya sering memutar lagu “Don’t Know Why” dimana-mana…baru setelah akrab dan penasaran sama si mbak yang manis ini, saya mulai mendengarkan satu album penuh “Come Away”…terlebih ketika kakak saya (lagi) menonton film “My Blueberry Nights”. Pertamakali liat film itu…bingung sendiri, absurd…warna biru mendominasi, tapi cukup terhibur dan terus ngikutin ceritanya gara-gara denger lagu-lagunya dan liat akting mbak Norah dan mbak Natalie Portman hehe…mulai dari situ saya tergila-gila dengan Norah Jones.

Balik ke album “Come Away”…album ini memilikiki sound dan komposisi Jazz berbalut pop simple, tapi gak pasaran seperti apa yang dilakukan musisi-musisi lain waktu itu…dimana Jazz-Pop jadi ramai di pasaran dan anak-anak (sok) gaul jadi ikut mendengarkan Jazz biar dibilang keren. Musik Jazz yang dimainkan Norah dan kawan-kawan memang full-skill seperti musik Jazz biasanya. Plus chord-chord yang gak biasa (saya sempet pusing waktu cari chord gitar “Don’t Know Why”) tapi itu semua gak bikin yang mendengarkan jadi pusing sendiri…tapi lebih menikmati penjiwaan Norah ketimbang mikirin komposisi lagunya. Dan selain itu, mungkin yang mengurangi ke-rumit-an lagunya adah adanya pengaruh Folk di beberapa lagu.

Ini memang buka sekedar review album…tapi lebih kepada curhatan perasaan ketika mendengarkan album ini…artinya, review album ini sangat-sangat subjektif. Album ini betul-betul bisa mewakili perasaan saya yang sedang galau minta ampun hehe…beberapa lagu dan liriknya mengingatkan saya kepada kisah-kisah manis, sedih yang pernah terjadi, sebut saja percintaan haha…dan lagu-lagu yang saya maksud adalah seperti, “Come Away with Me”,”Lonestar”,”Painter Song” dan “Turn Me On” yang sangat-sangat melancholia haha, bayangkan saja…dengan lirik metafora seperti ini :

Like a flower

"Waiting to bloom

Like a light bulb

In a dark room

I'm just sittin' here

Waiting for you

To come on home

And turn me on

Like the desert

Waiting for the rain

Like a school kid

Waiting for the spring

I'm just sittin' here

Waiting for you

To come on home

And turn me on

My poor heart

It's been so dark

Since you've been gone

After all you're the one who turns me off

But you're the only one who can turn me back on"

Baiklah, itu tadi sedikit curhatan saya tentang album “Come Away with Me” yang sangat-sangat mempengaruhi hati saya…mungkin ada teman-teman yang sedang galau atau sekedar ingin mendengarkan album ini…patut di coba, karena ini album bagus dari musisi bagus pula hehe. Sekian dan terima kasih…

Kamis, 26 Januari 2012

Jumat, 11 November 2011

Zurudimius : Debu-debu Nibiru

Wahai Manusia...besar dirimu tak melebihi besar sang Raksasha, namun besar keji-mu melebihi dan menyelimuti semesta

Manusia...kau bangga atas pesoan Rona-mu, membakar hati para Barakuda yang berduka karena angkuh-mu...

Manusia tetap Manusia jika terus-menerus menyetubuhi lalu meludahi Bumi...

2000 dan 12

Cerita tutur yang masih selalu kuingat dari para peziarah Ovarion...

Bersila sang Tua yang agung diatas batu seribu tahun yang lebih mirip replika kepala Naga

Berkata " Manusia...siapa???...punya apa di semesta...tidak telalu bisa saja"...

Sambil memejamkan mata dan sesekali berteriak...

Diakhir cerita...dikisahkan bagaimana Manusia hanya bisa bedoa...

Annunaki

kapan Anunnaki datang lagi???...

Zurudimius : Rayuan Hujan

Byuroffusa memiliki ingatan yang kuat tentang bagaimana ia menyukai Tattiva...wanita yang mengagumi sang hujan dan pesona pelangi yang indahnya tak pernah sampai di bumi Tunggulangga...kini ingatan itu makin menjadi, kala Byu menatap langit sore di Enetz...langit menampakan ronanya yang tidak begitu ramah, warna-warna merah menyala berputar-putar membentuk spiral yang terlihat seperti sedang menari riang.

Sore hari di Enetz memang selalu seperti ini...hujan adalah pertanda berakhirnya hari, dan dengan rendah hati sang hujan mempersilahkan senja untuk datang mengganti. ya, selalu seperti itu...hal-hal seperti inilah yang membuat Byu semakin mengingat Tattiva...bahkan menyukainya untuk kedua kalinya. rasa suka Byu terhadap Tattiva memang terlihat berlebihan. bahkan ingin rasanya Byu merubah kualitas rasa sukanya menjadi Cinta...karena baginya, Tattiva tidak layak hanya di suka, tapi juga di Cinta...mencintai Tattiva layaknya ia mencintai keluarganya.

Byu dan Tattiva adalah lambang Cinta sejatinya...serupa Raden Wrekudara dan Dewi Arimbi. Tuhan dan semesta mempertemukan mereka pada perang Agriculla beberapa tahun silam. mereka berdua berada di kubu yang sama di saat para Troll membantu mempertahankan Bumi Raksasha dari serangan Manusia.

Setahun berlalu sejak perang Agriculla...Byu kembali bertemu Tattiva di sebuah galeri seni rupa. Byu yang saat itu menjadi seniman yang juga menampilkan karya-karyanya hanya bisa tersenyum malu ketika Tattiva melihat dan mengagumi karyanya yang berjudul "Armesti"...sebuah sketsa pena diatas kerta yang menggambarkan kekejaman Manusia menelanjangi semesta. dan untuk pertamakalinya Byu menyukai Tattiva...Byu terpana dengan apresiasi Tattiva terhadap estetika, terlebih lagii ketika Tattiva bicara seputar kemegahan sosok seekor Pterodactyl dan kebebasan seekor gagak yang terbang dengan angkuhnya di malam hari.

Hujan...

Hujan melunturi bumi dari kejam dan kotornya keji

Hari ini sampai nanti, Hujan akan selalu seperti ini...

Terlepas dari spiral merah dan kelabu yang mengganggu pikiranmu

Jangan takut begitu...Hujan tidak seperti yang menakutimu

Hujan menjelaskan bagaimana sesuatu dilihat dengan hati dan logika...

Bukan mata semata atau perhatian belaka

Hujan datang lagi...aku senang sekali

Walau gagak tak bisa terbang tinggi...

Tapi Hujan pasti menggantinya dengan kedamaian hati

Aku,kau,kita dan mereka harus menari sesekali dengan Hujan di sore hari

Lihat bagaimana gemercik membuka diri kita pada sesuatu yang harus dinanti...

Tattiva

Tidak butuh waktu lama untuk membicarakan tentang Terbang,Malam,dan Hujan...kini Byu dan Tattiva menjadi teman yang sangat akrab. Byu semakin menyukai Tattiva dari segi apapun!!!

Dan demi Dewi Sarasvati...jika Tuhan mengkehendaki, Byu akan hidup seribu tahun lagi jika bisa mencintaii Tattiva sebagai wanita yang penuh Imaji...

Rabu, 09 November 2011

Zurudimius : Surat Kepada Sang Byu

Zurudimius

Bagian Pertama : Surat Kepada Sang Byu

Aku harap engkau masih bernafas...jangan terlalu pedulikan cahaya Matahari yang katanya bisa membuatmu terasa dikebiri. Ya, dikebiri Matahari...sering kau ucapkan itu kepadaku. Kita memang belum lama kenal, tapi semenjak kau dan aku membicarakan keadaan di Planet Xavian yang kian memburuk...aku jadi tau kenapa kau tidak punya banyak teman, kita memang sama-sama tidak punya banyak teman. Semenjak itu juga kita jadi lebih sering bersama...ingat tidak bagaimana kita berdua untuk pertamakalinya pergi ke Taman Pelikan ???...kita sama-sama tertawa dan berdiskusi tentang bagaimana hewan-hewan di sana punya kebiasaan aneh kala menyambut datangya senja...

Demi para Troll yang mati berjuang untuk membantu Raksasha di perang Agriculla...aku harus jujur bahwa aku sangat rindu dengan keberadaanmu...pasca kepergianmu, Tunggulangga mengalami banyak perubahan...ada banyak kebun bunga matahari di sini. Ya, semenjak para Barakuda itu bermigrasi ke sini dua tahun lalu...selain sebagai tempat berdoa mereka, ladang-ladang kebun bunga matahari tersebut juga berfungsi sebagai tempat menampung para peziarah makam Oravion. Bukan hanya itu, setiap sebulan sekali mereka menggelar pasar malam lengkap dengan wahana-wahana mengasyikan...sungguh, kau harus melihat ini semua...betul-betul perubahan kualitas yang indah pada negri kita. Padahal saat kedatangan mereka ke sini aku dan penduduk desa sempat cemas...bukan apa-apa...para Barakuda itu mahluk yang sangat anti sosial disamping rupanya yang juga tidak enak dilihat...

Ya, pada awalnya memang selalu seperti itu...kami mencoba bersikap ramah, namun mereka hanya berbicara sepatah kata, sesekali tersenyum. Haha, dan setelah berjalan satu tahun aku baru tau bahwa para pemuda Barakuda punya selera humor yang tinggi walau sedikit aneh...pernah waktu itu, kami berdiskusi dan menertawakan bagaimana para betina Oravion punya tiga payudara...

Entah harus menceritakan apalagi untuk membuatmu kembali kesini sahabatku...yang jelas, Aku, Pru, dan Ambani sangat mengharapkan kedatanganmu untuk menjaga kapten Zega dari adiksi Anexia yang sangat berbahaya itu...belakangan ini Kapten lebih sering pergi menyendiri, dan meracau tentang burung gagak yang mencongkel mata para Cyclops...lalu tertawa tiba-tiba, kami betul-betul kewalahan meladeni Kapten jika dia sedang mabuk dengan pengaruh Anexia di dalam tubuhnya yang kecil nan rapuh itu...jadi, Rofuss sahabatku...maukah kau kembali keTunggulangga sebentar saja demi melihat kondisi kapten Zega yang semakin dikuasai obat berbahaya itu???...seluruh penghuni Huma kini lebih banyak menghabiskan waktunya diluar. Mereka terlau sibuk untuk bercengkrama dengan kapten...hanya kami bertiga yang masih setia dengan pribadinya, ditambah dengan adiksinya yang semakin memburuk.

Aku tak pernah tau alasmu mengapa kau meninggalkan Tunggulangga untuk waktu yang lama...tapi aku selalu tau bahwa kau lebih mencintai Tunggulangga ketimbang Narnia...dan Huma ini akan selalu jadi rumahmu, dan aku berani bertaruh bahwa kau akan kebali kesini...walaupun entah kapan itu. tapi sekali lagi...demi sang Rembulan yang selalu berbagi hari dengan Mentari...aku dan semua penghuni Huma mengarapkan kedatanganmu secepatnya demi menjaga kapten Zega...

Baiklah Rofuss...kau tau aku bukan seperti mereka yang bisa banyak bercerita...tapi aku tau bahwa kau tau tentang aku, kita, kapten dan seluruh penghuni Huma...bahkan seluruh Tunggulangga...yang mengharapkan kedatanganmu kembali...kami semua selalu membuka pintu demi kedatanganmu. Mungkin hanya itu yang bisa ku sampaikan kepadamu...kita bisa saling membantu...

Terima kasih...sahabatmu Avirion.

Sabtu, 26 Maret 2011

Jakarta : Sejuta Aksi-Sejuta Polusi Part1 : Tugu Tani

Jakarta siang itu tampak seperti biasanya...ya!Panas...tak mau ketinggalan,deru mesin kota dengan ganasnya,meraung kesana-kesini...ini memang bukan pertama kali. namun hati terobati..."Audio Imperialist" album kedua dari the Brandals ini emang Jakarta banget...sepertinya,The Brandals memang terus mencoba berapresiasi tentang ganasnya ibu kota.ganasnya Rock N' Roll ditelinga saya meraung-raung bersama suara laju sepeda motor yang saya pacu...rasa panas,kesal,hilang sekejap ketika semua itu menjadi teman seperjalanan...tiap bait,tiap lirik sepertinya mewakili apa yang saya lihat. memang,benar-benar deh...Jakarta itu bisa membuat berjuta-juta orang mendapatkan berjuta-juta inspirasi untuk berjuta-juta aksi...

namun,untuk kali ini saya tidak akan mengulas atau me-review album The Brandals tadi,saya hanya sempat berfikir...bahwa band keren sekelas The Brandals mampu mengangkat hiruk pikuk Jakarta dengan musik yang asik dan lirik yag menarik,salut...dan kemudian,sebelum habis berfikir soal The Brandlas dengan super albumnya,saya di buat takjub lagi oleh sebuah bangunan...lebih tepatnya patung,yang berada di bilangan Menteng,jakarta Pusat...kala itu sepeda motor saya melaju dari arah menteng menuju kawasan pasar baru...Tugu Tani,begitu orang bayak menyebutnya. ini memang bukan pertamakalinya saya menjumpai patung teresbut...bahkan waktu saya sempat berkuliah di salah satu Institut seni didaerah tersebut,patung tani itu jadi sarapan saya tiap hari...siapa sih orang Jakarta yang gak tau Tugu Tani,semua kalangan membicarakanya...dari kaum intelektual,sampe seniman dan supir bajaj semua sudah akrab dengan patung itu...

namun,dibalik bentuknya yang tidak sebesar dan semewah patung-patung lainya di Jakarta...menurut saya,di dalamnya mengandung nilai-nilai tinggi...mulai dari estetika hingga sejarah. patung yang menggambarkan dua orang pria dan wanita. si pria terlihat seperti petani(memang petani) mengenakan topi caping dengan senapan dibahunya...kemudian si wanita(terlihat seperti mbok-mbok jawa)...sedang memberikan seganggam nasi kepada patung pria...ah,menurut saya itu betul-bentul suatu hal yang dramatis.seperti seorang wanita(bisa Ibu,Saudara,Kekasih) sedang memberikan bekal,entah itu makanan,atau bentuk semangat kepada si pria...yang terlihat seperti ingin berangkat berjuang,menempuh sesuatu yang berat...seperti perang...


setelah mencari info kesana-kesini...ternyata,patung tersebut memang punya cerita. patung tersebut adalah buah karya pematung Rusia, Matvel manizer dan Otto Manizer...patung tersebut adalah hadiah dari pemerintaha Rusia kepada Indonesia,sebagai bentuk persahabatan kedua negara. menurut sumber yang saya baca,patung tersebut terbua dari perunggu. dibuat di Uni Soviet,kemudian dikirim ke Jakarta,dan pada tahun 1963 diresmikan oleh presiden Soekarno...yang kemudian ditempelkan sebuah plakat yang bertuliskan "Bangsa yang besar,adalah bangsa yang menghargai pahlawannya"...

bagi saya pribadi...ada satu hal yang menarik tentang nilai-nilai patung ini. menurut saya,patung ini betul-betul menggambarkan seorang pahlawan,atau seorang yang berjuang dari "bawah"...semua yang melekat pada patung ini bersifat "sangat rakyat" sekali,tidak seperti patung-patung perjuangan lainya,yang kebanyakan mengenakan pakaian tentara resmi...namun,patung ini lebih terlihat seperti gerilyawan yang hanya bermodal fisik dan senjata minim,namun masih sanggup berjuang demi sebuah kemerdekaan...bahkan saya punya pendapat pribadi bahwa,mungkin patung ini punya manifestasi "kiri"...hehe...mengingat ini hadiah dari Rusia...